Keanekaragaman Kebudayaan

Manfaat Keanekaragaman Kebudayaan Indonesia

Keanekaragaman Kebudayaan Kebudayaan memiliki peranan yang begitu besar untuk manusia. Beraneka ragam kebolehan yang penting dijumpai warga dan anggota anggotanya seperti kebolehan alam atau kebolehan kapabilitas lain dalam warga tersebut yang tidaklah terlalu baik buatnya.

Juga manusia memiliki banyak kepentingan supaya hidupnya tenteram dan tenteram. Dengan akal manusia hasilkan satu kebudayaan yang bisa jadi fasilitas untuk penuhi kepentingannya dan untuk hadapi bermacam jenis kebolehan dalam hidupnya.

Keanekaragaman budaya di Indonesia memiliki bermacam kegunaan untuk Indonesia sendiri, di antaranya menjadi berikut ini:

Bisa membuat semakin koleksi makna ke bahasa Indonesia
Kemampuan keanekaragaman budaya bisa jadikan object dan arah pariwisata
Pertimbangan yang muncul dari sumber daya manusia di masing masing wilayah bisalah jadikan rujukan untuk warga.
Bila difasilitaskan secara baik, karenanya keanekaragaman budaya bisa meingkatkan rasa persatuan dan kesatuan bangsa.
Menggerakkan integratif nasional.
Contoh Keanekaragaman Budaya Lokal di Warga Di tempat
1.Keanekaragaman Suku Bangsa
Suku bangsa Jawa sebagai komune paling besar dari masyarakat di Indonesia, dituruti dengan suku bangsa Sunda, Madura, Minangkabau, Bugis, Batak, Bali, Ambon, Dayak, dan lain-lain.

Menurut Van Vollenhoven suku bangsa Indonesia diklasifikasi jadi 19 wilayah suku bangsa yakni Aceh, Gayo Alas dan Batak, Nias dan Batu, Minangkabau, Mentawai, Sumatera Selatan, Melayu, angka dan Belitung, Kalimantan, Minahasa, Sangir dan Talaud, Gorontalo, Toraja, Sulawesi Selatan, Ternate, Ambon, Kepulauan Barat Daya, Irian, Timor, Bali dan Lombok, Jawa tengah dan Jawa TImur, Surakarta dan Yogyakarta dan Jawa Barat.
2.Keanekaragaman Bahasa
Di Indonesia ada seputar 250 bahasa dan aksen yang digolongkan menurut keompok suku bangsa yang hidup menyebar di nusantara. Bahasa lokal atau bahasa wilayah yang inti di Indonesia di antaranya bahasa Aceh, Batak, Betawi, Jawa, Sasak, Dayak, Minahasa, Toraja, Bugis, Ambon, Irian dan bahasa bahasa wilayah yang lain.
Antara bahasa bahasa wilayah itu ada jenis aksen yang berlainan beda. Bahasa nasional Indonesia dikenalkan secara sah mulai sejak kemerdekaan Indonesia dan disebut bahasa Indonesia. Susunan bahasa Indonesia sebagai bahasa Melayu yang diperkaya oleh bahasa bahasa wilayah Nusantara.
Scroll to top
error: Content is protected !!