Wisata Danau Toba

Fakta Menarik Mengenai Wisata Danau Toba

Wisata Danau Toba Di tengah Danau Toba ada satu pulau yang pun tidak kalah cantik dan mengagumkan yakni Samosir. Di situ kita dapat berkunjung beberapa dusun dan nikmati rekreasi alam dan rekreasi budaya. Danau Toba dan Pulau Samosir adalah jantung dan desa halaman orang Batak.

Untuk berkunjung Pulau Samosir dapat lewat dermaga di Parapat yakni Dermaga Ajibata. Ada banyak kapal feri yang siap mengantarkan warga di tempat atau pelancong ke arah Dermaga Tomok di Pulau Samosir. Bahkan juga ada beberapa feri pengangkut kendaraan seperti motor dan mobil ke arah Samosir. Lama perjalanan feri ke arah Pulau Samosir seputar 30 menit.

Saat capai Dermaga Tomok di Pulau Samosir, ada beberapa pedagang cindera mata ciri khas Danau Toba dan unik tanah Batak di wilayah seputar Dermaga Tomok, Samosir. Anda dapat beli kaos, kerajinan tangan dan ulos di posisi ini bila pengin beli oleh-olehan untuk dibawa pulang. Seharusnya beli oleh-olehan di sini sebab beberapa pilihan yang dapat Anda membeli untuk dibawa pulang.

Warga yang ramah terus siap menyongsong kehadiran Anda. Disamping itu, Anda semakin lebih mengenali bermacam kebudayaan dan tradisi orang Batak di Pulau Samosir. Anda dapat menemui beberapa rumah tradisi Batak di pulau ini. Di situ Anda dapat belajar mengenai riwayat Batak dan bermacam kebudayaan tarik orang Batak terutamanya Batak Toba. Bahkan juga Anda dapat turut menari bersama warga di tempat waktu ada atraksi Sigale-gale.

Kecuali rekreasi budaya, kita akan nikmati bermacam keelokan alam Pulau Samosir. Kita dapat mendapati keelokan sawah bertingkat sama seperti yang ada di Bali. Ada juga beberapa air terjun yang demikian cantik untuk didatangi seperti Air Terjun Simangande dan Air Terjun Pangaribuan (berada di Kecamatan Palipi) yang disebut air terjun paling besar di Pulau Samosir. Yang tarik di posisi seputar Air Terjun Pangaribuan di Palipi, dipercaya selaku tempat di turunkannya Raja Batak.

Kecuali air terjun, di Pulau Samosir ada dua buah danau yakni Danau Aek Natonang dan Danau Sidihoni. Itu penyebabnya ke-2 danau ini kerap dikasih panggilan “Danau di atas danau” sebab keunikannya yakni danau yang ada di tengah-tengah Pulau Samosir, sedang pulau ini ada di tengah-tengah Danau Toba.
Tak perlu takut bila sehari tidak cukup buat nikmati keelokan Danau Toba dan Pulau Samosir. Banyak pondokan di Pulau Samosir dari resort, hotel dan pondokan biasa. Anda dapat mendapati banyak pondokan di sejauh wilayah Tuktuk dan Ambarita yang tidak jauh dari Dermaga Tomok. Di sini kita dapat bermalam sekalian nikmati keelokan alam Danau Toba dan Pulau Samosir.
Danau Toba dengan Pulau Samosir benar-benar membuat pengalaman rekreasi yang betul-betul cantik. Danau ini demikian cantiknya dari segi mana juga. Pengin sekali untuk lama-lama di Danau Toba sebab keelokan yang fantastis, hebat dan mengagumkan.
Bukti Tarik mengenai Danau Toba
Di bawah ini tujuh bukti tarik yang penting Anda kenali mengenai Danau Toba.
Panjangnya capai 87 km dan lebarnya 27 km.
Dianggap selaku danau vulkanik atau danau kawah paling besar di dunia.
Adalah danau paling besar di Indonesia dan Asia Tenggara.
Jumlah air di Danau Toba cukup buat menggenangi semua Kerajaan Inggris sampai setinggi kurang lebih satu mtr..
Pulau Samosir di tengah-tengah Danau Toba mempunyai luas 647 km persegi yakni hampir serupa dengan Republik Singapura.
Danau di atas danau, itu yang ada di Pulau Samosir, sebab mempunyai dua buah danau di tengah pulau yang ada di tengah-tengah Danau Toba.
Tercipta karena salah satunya letusan terdahsyat Gunung Toba, yakni gunung berapi supervulkan sejauh riwayat semenjak bumi tercipta dan yang paling besar dalam dua juta tahun akhir. Letusan Gunung Toba yakni seputar 74.000 tahun lalu membuat bumi jadi dingin sebab debu vulkanik tutupi permukaan bumi hingga temperatur di bumi menyusut sampai 10 derajat Celcius dan debu vulkanik capai Greenland di kutub utara dan Antartika di kutub selatan.
Scroll to top
error: Content is protected !!